SELAMAT DATANG DI DESA PUHTI KECAMTAN KARANGJATI KABUPATEN NGAWI

Artikel

IMUNISASI DASAR LENGKAP

17 November 2022 10:31:12  Administrator  372 Kali Dibaca  Berita Desa

Puhti.desa.id -  Pada Hari Selasa Tanggal 8 November 2022 bertempat di Polindes Desa Puhti Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi melindungi dengan Pemerintah Desa dan Dinas Kesehatan setempat mengadakan Imunisasi Kepada Balita dan Ibu Balita. Imunisasi adalah proses untuk membuat seseorang imun atau kebal terhadap suatu penyakit. Proses ini dilakukan dengan mempersembahkan vaksin yang membangkitkan sistem kekebalan tubuh agar kebal terhadap penyakit tersebut. Bayi yang baru lahir memang sudah memiliki antibodi alami yang disebut kekebalan pasif. Antibodi tersebut didapatkan dari ibunya saat bayi masih dalam kandungan. Akan tetapi, kekebalan ini hanya dapat bertahan beberapa minggu atau bulan saja. Setelah itu, bayi akan menjadi rentan terhadap berbagai jenis penyakit.

Imunisasi bertujuan untuk membangun kekebalan tubuh seseorang terhadap suatu penyakit, dengan membentuk antibodi dalam kadar tertentu. Agar antibodi tersebut terbentuk, seseorang harus diberikan vaksin sesuai jadwal yang telah ditentukan. jadwal tergantung jenis penyakit yang ingin dicapai. Jumlah vaksin yang diberikan satu kali, tetapi ada juga yang harus diberikan beberapa kali, dan diulangi pada usia tertentu. Vaksin dapat diberikan dengan cara disuntik atau tetes mulut. Imunisasi Rutin Lengkap di Indonesia Kini, konsep teknik di Indonesia diubah dari teknik dasar menjadi teknik lengkap. Imunisasi rutin atau wajib terdiri dari latihan dasar dan latihan lanjutan, dengan rincian sebagai berikut:

Imunisasi dasar.

  1. Usia 0 bulan: 1 dosis hepatitis B
  2. Usia 1 bulan: 1 dosis BCG dan polio
  3. Usia 2 bulan: 1 dosis DPT, hepatitis B, HiB, dan polio
  4. Usia 3 bulan: 1 dosis DPT, hepatitis B, HiB, dan polio.
  5. Usia 4 bulan: 1 dosis DPT, hepatitis B, HiB, dan polio
  6. Usia 9 bulan: 1 dosis campak/MRImunisasi lanjutan
  7. Usia 18-24 bulan: 1 dosis DPT, hepatitis B, HiB, dan campak/MR
  8. Kelas 1 SD/sederajat: 1 dosis campak dan DT
  9. Kelas 2 dan 5 SD/sederajat: 1 dosis

Perlu diketahui bahwa memang tidak memberikan perlindungan 100 persen pada anak. Anak yang telah diimunisasi masih mungkin terserang suatu penyakit, namun kemungkinannya jauh lebih kecil, yaitu hanya sekitar 5-15 persen. Hal ini bukan berarti berhasilnya upaya tersebut, tetapi karena memang perlindungan pemanfaatan sekitar 80-95 persen. Efek Samping Imunisasi Pemberian vaksin dapat disertai dengan atau kejadian ikutan pasca efek samping (KIPI), antara lain demam ringan sampai tinggi, nyeri dan bengkak pada area bekas pakai, dan agak rewel. Namun demikian, reaksi tersebut akan hilang dalam 3-4 hari. Bila anak mengalami KIPI seperti di atas, Anda dapat memberi kompres air hangat, dan obat penurun panas tiap 4 jam. Cukup pakaikan baju anak yang tipis, tanpa diselimuti. Di samping itu, berikan ASI lebih sering, disertai dengan tambahan nutrisi dari buah dan susu. Bila tidak membaik, segera periksakan anak ke dokter. Selain reaksi di atas, jumlah vaksin juga dapat menimbulkan reaksi alergi yang parah. Namun demikian, efek samping tersebut tergolong jarang. Penting diingat bahwa manfaat pada anak lebih besar dari efek samping yang mungkin muncul. Penting untuk memberitahu dokter bila anak pernah mengalami reaksi alergi setelah memberikan vaksin. Hal ini guna mencegah timbulnya reaksi berbahaya, yang bisa disebabkan oleh pemberian vaksin berulang.

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

 Aparatur Desa

Back Next

 Statistik

 Arsip Artikel

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Kantor Desa
Alamat : Jl. Raya Ngawi Caruban Desa Puhti, Kecamatan Karangjati, Kab. Ngawi
Desa : Puhti
Kecamatan : Karangjati
Kabupaten : Ngawi
Kodepos : 63284
Telepon :
Email : desapuhtikecamatankarangjati@gmail.com