Puhti.desa.id – Pemerintah Desa Puhti melalui prioritas pengunaan Dana Desa tahun 2022 dalam kegiatan Ketahanan Pangan, melaksanakan kegiatan Bimtek pertanian ramah lingkungan dengan pelatihan pembuatan Mikro Organisme Lokal (MOL) sebagai pengganti pupuk dan obat-obatan kimia. Maka dari itu, guna mengantisipasi mahal dan langkanya pupuk serta bahayanya obat, pelatihan tersebut sangatlah penting.
Rabu, 14 Desember 2022 didampingi oleh Tim dari Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Karangjati, dan diikuti oleh petani di Desa Puhti, kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Desa Puhti, Agus Purwanto.
Dengan penuh semangat, peserta pelatihan sangat antusias dalam membuat MOL tersebut.
MOL adalah micro organisme lokal yang diperoleh dari fermentasi buah busuk, dan dan bahan alami lainnya. Menurut Ibu Pasri, mol mengandung micro organisme dari bahan alami di sekeliling kita. Dalam kegiatan ini yang dijadikan bahan adalah Bonggol Pisang, karena mudah untuk didapatkan.
Pelatihan MOL bonggol pisang di Desa Puhti dilakukan dengan metode demonstrasi cara yang diperagakan langsung oleh petani dengan diarahkan oleh PPL. Tujuan dari pelaksanaan pelatihan pembuatan MOL bonggol pisang yaitu agar perilaku yang mengarah pada salah satu aspek pertanian ramah lingkungan dengan penerapan bahan organik MOL tersebut. Diharapkan petani dalam berusaha tani dapat meningkatkan kualitas produk pertanian yang diusahakan.
Tidak hanya pembuatan MOL Bonggol Pisang saja, melainkan juga membuat Bubur California (BC) dan Fermentasi Urin Sapi (Ferinsa). Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda akan tetapi dengan bahan yang alami dan mudah didapat, maka ini dapat membiasakan dengan penggunaan obat-obatan yang ramah lingkungan.